Pengertian Piramida Biomassa, Contoh, Kelebihan dan Kekurangannya

Posted on

Pengertian Piramida Biomassa – Dalam Ekologi, piramida biomassa adalah salahs satu jenis piramida dengan massa relatif dari konsumen dan makanan yang diwakili dengan waktu yang sama. Massa tersebut meliputi  mikroorganisme, hewan dan tumbuhan yang nilainya berupa massa rata-rata per luasan. Piramida merupakan representasi grafis dengan bentuk kerucut dimana tanaman produsen primer biasanya berada dibagian bawah dan bagian karnivora akhir ditempatkan pada bagian atas dalam rantai makanan. Lebih jelasnya simak penjelasan Piramida Biomassa lengkap dengan contoh dan kelebihan kekurangannya.

Ada 3 jenis piramida ekologi, yaitu piramida energi, piramida jumlah, dan piramida biomassa. Perbedaan antara piramida biomassa dengan jenis piramida lainnya yaitu pada Piramida jumlah menampilkan jumlah pada setiap organisme pada tingkat trofik yang berbeda dijaring makanan. Piramida energi menunjukkan jumlah energi pada setiap tingkat trofik. Sedangkan Piramida Biomassa adalah sebuah pengukuran massa kering dari sebuah organisme pada tingkat trofik yang berbeda.

Pengertian Piramida Biomassa

Piramida Biomassa adalah jenis piramida dengan gambaran berat atau massa kering total organisme hidup dari setiap masing-masing tingkat trofik suatu ekosistem pada kurun waktu yang ditentukan dengan per satuan luas seperti gram/m² atau kg/ha. Pengukuran dilakukan menggunakan teknik sampling dengan cara menimbang setiap individu lalu jumlahnya akan dicatat dalam ekosistem tersebut.

Pengukuran biomassa membutuhkan banyak cukup waktu dan bentuk berubah-ubah tergantung pada jenis iklim dan pada sebagian energi akan hilang untuk proses respirasi yang masuk ke biosfer.

Mengukur biomassa dilakukan dengan cara mengukur rata-rata berat pada organisme di setiap tingkat trofik, dan selanjutnya jumlah organisme di setiap tingkat trofik akan diperkirakan. Biasanya sampel yang akan diambil hanya sedikit, lalu selanjutnya total seluruh biomassa akan dihitung, hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan habitat. Secara global jumlah biomassa ada di dunia sekitar 560 miliar ton karbon. Dan sebagian besar dapat ditemukan pada daratan dan sisanya sekitar 5-10 miliar ton ditemukan di laut.

Fungsi Piramida Biomassa

Piramida biomassa berfungsi untuk menggambarkan massa dari seluruh organisme di habitat tertentu yang dinyatakan dalam gram. Untuk mencegah kerusakan habitat biomassa, pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode sampel. Setelah sampel di ukur, selanjutnya maka total biomassa ditentukan oleh rasio tertentu sehingga pengukuran dapat memberikan hasil informasi yang akurat tentang ekosistem.

Contoh Piramida Biomassa

1. Biomassa Daratan

Biomassa daratan memiliki bentuk piramida tegak dengan bagian mengerucut ke atas. Seiring dengan pergerakan untuk menuju pada tingkat tropik yang lebih tinggi, maka biomassa akan berkurang. Sedangkan untuk membuat atau membangun biomassa baru dibutuhkan 10% serta sisa 90%nya digunakan untuk proses metabolik yang akan dilepaskan sebagai panas.

Biomassa tertinggi dimiliki oleh produsen seperti pohon, rumput, semak, atau tumbuhanperdu. Sedangkan pada tropik kedua terdiri atas organisme heterotrof seperti herbivora yang diikuti karnivora primer atau karnivora sekunder. Ditropik selanjutnya biomasssa terendah ditempati oleh predator tertinggi seperti singa dan elang.

Contoh rantai makanan biomassa tertinggi(ada dipaling bawah) ke atas di daratan, antara lain:

Rerumputan (produsen) → belalang atau bison (konsumen) → singa (predator)

2. Biomassa Lautan

Berbeda dengan biomasssa daratan, pada biomasssa laut memiliki piramida dengan bentuk melebar keatas dan mengerucut kecil kebawah. Semakin tinggi tingkat tropik maka semakin besar biomassanya. Hal ini dikarenakan produsen utama fitoplankton memiliki ukuran sangat kecil dan memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat.

Berikut ini pola rantai makanan dari biomassa terendah hingga tertinggi:

Fitoplankton → zooplankton → hewan penyaring → ikan predator

Fitoplankton adalah produsen primer yang dapat melakukan fotosintesis dan dapat mengubah karbon anorganik menjadi sebuah protoplasma. Kemudian protoplasma akan dikonsumsi oleh zooplankton dan selanjutnya di konsumsi oleh ikan predator.

Kelebihan dan Kekurangan pada Piramida Biomassa

Kelebihan Piramida Biomassa : Biomassa dapat menunjukkan kuantitatif massa organisme (biomassa) disebuah ekosistem yang tidak dapat diamati dengan jenis piramida jumlah.

Kekurangan Piramida Biomassa :

  • Biomassa tidak memuaskan karena dalam pengukurannya membutuhkan banyak alat dan waktu yang cukup lama.
  • Biomassa hanya menjelaskan jumlah biomassa tanpa adanya penjelasan dari laju pembentukan biomassa.
  • Memiliki bentuk berubah-ubah dan tergantung iklim dan sebagian energi hilang untuk respirasi yang masuk ke biosfer.

Itulah informasi yang diberikan tentang Pengertian Piramida Biomassa. Terimakasih, semoga informasi yang diberikan bermanfaat.